Digitalisasi Karya
5 menit membaca
Dasar-Dasar Digitalisasi Karya Seni
Pelajari langkah-langkah dasar untuk mendigitalisasi karya seni Anda dengan kualitas tinggi.
#digitalisasi
#fotografi
#arsip
#preservasi
Progress Pembelajaran
0%
Dasar-Dasar Digitalisasi Karya Seni
Pengenalan
Digitalisasi karya seni adalah proses mengubah karya fisik menjadi format digital. Proses ini penting untuk preservasi, dokumentasi, dan distribusi karya Anda.
Persiapan Karya
Sebelum memulai digitalisasi, pastikan:
- Karya dalam kondisi bersih dan rapi
- Lingkungan pencahayaan yang memadai
- Peralatan yang sesuai (scanner atau kamera)
Teknik Pencahayaan
Pencahayaan Alami
Gunakan cahaya matahari tidak langsung untuk hasil terbaik. Hindari sinar matahari langsung yang dapat menyebabkan silau.
Pencahayaan Buatan
Jika menggunakan lampu, pastikan:
- Suhu warna konsisten (5000K-6500K)
- Pencahayaan merata tanpa bayangan
- Hindari refleksi pada permukaan karya
Resolusi dan Format
Resolusi yang Disarankan
- Untuk arsip: Minimal 300 DPI
- Untuk web: 72-150 DPI sudah cukup
- Untuk cetak: 300 DPI atau lebih tinggi
Format File
- TIFF: Untuk arsip (tanpa kompresi)
- JPEG: Untuk distribusi (dengan kompresi)
- PNG: Untuk karya dengan transparansi
Tips Praktis
- Backup: Selalu simpan file asli dalam resolusi tinggi
- Metadata: Tambahkan informasi tentang karya (judul, tahun, seniman)
- Konsistensi: Gunakan standar yang sama untuk semua karya
- Kualitas: Lebih baik sedikit lambat tapi hasilnya berkualitas
Kesimpulan
Digitalisasi yang baik membutuhkan persiapan, peralatan yang tepat, dan konsistensi. Investasi waktu di awal akan menghemat waktu di kemudian hari.